Senin, 27 Juni 2011

Yosh!!! JAPAN..!!!


みゆきがいるよ..!!!
Guys… kali ini aku mau ngebahas tentang negara jepang… Kita sebagai Masyarakat Indonesia yang masih jauh dari negara-negara berkembang lainnya.. mesti dapat melihat perbedaan yang begitu kontras dari mulai teknologi, pengetahuan, dan ketekunan!
~“Eah gak sih!???”~
~“wah.. mulai sok tahu nii orank!!”~
Gapapa lah.. itu adalah pendapatku sebagai seorang yang awam dalam berbagai hal!!. Makanya,, kenapa begitu banyak orang indonesia yang begitu menyenangi kebudayaan negara orang seperti Jepang,, dengan kemajuan teknologi yang mereka ciptakan, tapi dibalik itu semua mereka tetap tidak melupakan kebudayaan mereka..
~”Salutlah buat Jepang!!!..”~
Nah.. makanya disini aku mau ngebahas tentang Jepang dan semua kebudayaan mereka!!! Check it Out Guys!!!!


Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masih terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :

Matsuri (
, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.

Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.

Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.

Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.

Sejarah

Matsuri berasal dari kata matsuru (
祀る, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.

Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.

Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.

Tiga matsuri terbesar
* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)



             * Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)

             * Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)

Matsuri yang terkenal sejak dulu

Daerah Tohoku

* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)


* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)


* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)



Daerah Kanto

* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)

Daerah Chubu

* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)

Daerah Kinki

* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)

Daerah Chugoku dan Shikoku

* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)

Daerah Kyushu

* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)

Pengertian lain

Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (
, matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).

Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.

Festival dan Matsuri yang lain


* Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
* Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
* YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
* Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
* Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
* Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
* Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
* Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
* Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)

dikutip dari
http://id.wikipedia.org/wiki/Matsuri

Sekian yang bisa aku posting untuk kali ini... gapalahkan!!??? heum... apalagi yah!? masih banyak banget yang ingin aku share.. tapi.. lain kali aku akan lebih baik lagi..!!!! 


Ja.. Mata!!! ~,~

Sabtu, 25 Juni 2011

OTAKU... itu Apa sih????


Haiii….. aku mau ngebahas tentang OTAKU!!! Yang aku tau  OTAKU itu adalah seseorang yang sangat menekuni  hobinya contohnya ketika dia menyukai sesuatu, dia akan terus menelusuri dan mengulik tentang hobinya tersebut… Sebenarnya OTAKU bukan hanya orang yang menyukai Anime n Manga Jepang saja tapi.. apapun hal itu yang pasti hal yang terus ditekuninya,,,,, itu menurutku, tapi mashi banyak orang yang salah menafsirkan apa OTAKU itu…. Mari kita baca Artikel ini!!!! SELAMAT MEMBACA!!!



Mungkin Istilah Otaku sudah tidak jarang lagi bagi penggemar Anime dan Manga. Ya memang sudah banyak Komunitas Otaku di indonesia. Tapi banyak juga orang yang menklaim bahwa dirinya otaku hanya karena dia menyukai anime, manga, dorama, J-music, ataupun J-culture lainnya. Namun kebanyakan orang di indonesia mengklaim dirinya otaku hanya karena dia suka banyak serial anime ataupun manga. Sebenarnya menyukai banyak serial anime ataupun manga belum layak disebut otaku, karena memang banyak orang yang suka anime manga tapi dia bukan otaku. Sekedar menyukai anime dan munga bukan berarti otaku. Banyak yang mengklaim dirinya otaku tanpa tahu apa itu otaku. Sebenarnya Otaku bukan lah orang yang sekedar menyukai anime dan manga begitu saja. Lantas apa sebenarnya pengertian Otaku itu? Berikut Penjelasannya mengenai Apa sih otaku itu? yang saya kutip dari berbagai sumber...

Apa sih otaku? Sering dengar, tapi artinya kok tidak jelas. Kata Otaku sendiri berarti 'rumahmu' atau 'kamu' dan mempunyai konotasi formal. Jadi aneh jika menggunakan kata 'otaku' dalam pembicaraan sehari-hari dengan teman. Tapi sejak sekitar akhir tahun 70-an, arti dari otaku mulai bergeser. Konon awalnya adalah ketika kalangan penggemar anime/manga ketika bertemu mereka menyapa, "Bolehkan saya melihat koleksi kamu [=otaku]" dengan bahasa yang sopan. Menurut Toshio Okada [salah satu pendiri Gainax, yang kini mendalami budaya otaku], istilah otaku berasal dari kreator Macross [1982], Shoji Kawamori dan Haruhiko Mikimoto yang bekerja di Studio Nue. Keduanya belajar di Universitas Keio [yang dikenal sebagai institusi pendidikan terhormat], mereka menggunakan kata 'otaku' untuk saling menyapa. Kemudian staff Studio Nue juga turut menggunakan sapaan otaku, hingga menular ke kalangan fans Macross.

Tahun 1983, istilah 'otaku' untuk menyebut fans digunakan dalam artikel Otaku no Kenkyu dalam majalan Manga Burikko yang ditulis oleh jurnalis Akio Nakamori. Ia menyebut fans sebagai otaku-zoku [generasi otaku] dan menulis bahwa otaku itu anti sosial, tertutup dan aneh. Istilah otaku itu semakin negatif ketika kasus pembunuhan 4 orang anak perempuan oleh Tsutomu Miyazaki tahun 1989 membuka fakta bahwa Miyazaki adalah seorang 'otaku' yang tidak dapat memisahkan antara kenyataan dengan khayalan yang ia konsumsi melalui manga dan anime [yang kebanyakan mengandung unsur pornografi/hentai dan kekerasan].

Terlepas dari stereotyping dan kasus yang dikaitkan dengan definisi otaku, sebenarnya otaku tidak terbatas pada anime dan manga saja. Di Jepang label otaku bisa diberikan bagi orang yang tergila-gila pada artis, game, militia [hal-hal yang berbau militer], kaiju [monster seperti Godzilla, dll], cosplay, imperial [hal-hal yang berhubungan dengan kekaisaran Jepang sejak zaman kuno], dll. Bukankah itu sama saja dengan fandom apapun di seluruh dunia? Fans sepak bola, penyuka mobil balap, Harry Potter, dsb. Intinya, otaku adalah sebutan untuk orang yang sangat menggemari sesuatu. Tetapi, berbeda dengan fans pada umumnya, otaku mempunyai arti yang lebih spesifik [juga karena pergeseran budaya di sana]. Otaku adalah fans berat dan fanatik, yang sering kali [walau tidak semua] juga berperilaku tertutup dan tidak mudah bersosialisasi. Otaku lebih nyaman berhubungan dengan sesama otaku atau dengan objek yang disukainya [misalnya anime, manga, game]. Dengan segala kecanggihan tekhnologi di Jepang, otaku lebih sering berhubungan dengan sesama otaku melalui internet, tanpa kenal nama asli maupun sosok orang yang sebenarnya. Mereka bertukar informasi karena bagi otaku, informasi adalah segalanya. Sekecil dan sesepele apapun informasi itu, yang penting mereka tahu. Adalah kebanggaan bila tahu suatu informasi yang tidak/belum diketahui oleh orang lain atau sesama otaku. Jadi bagi otaku, nama anjing peliharaan mangaka favoritnya atau pekerjaan ayah artis idolanya itu sangat penting. Informasi juga menjadi ukuran seberapa hebat dirinya sebagai otaku. Karena itu para otaku sering disebut sebagai maniak karena kesukaan mereka pada sesuatu benar-benar total.

Sayangnya, karena sebagian otaku ini bersikap anti sosial, tertutup, dan nampak aneh bagi orang-orang yang non-otaku, jadilah anggapan umum bahwa otaku adalah buruk. Hal ini juga didukung oleh perilaku kriminal ataupun kelainan jiwa dari tidak sedikit otaku yang membuat definisi otaku semakin negatif. Label otaku sekelas dengan "nerd" di Amerika Serikat [USA] yang dinilai tidak dapat berlaku sewajarnya di lingkungannya. Namun di USA sendiri, label otaku justru disandang dengan penuh rasa bangga oleh penggemar anime/manga. Karena anime/manga masih menjadi hobi yang jarang, fans merasa diri mereka unik dan bangga menjadi 'otaku' yang tahu lebih banyak soal anime/manga daripada orang lain. Bagi fans di Indonesia, sedikit banyak sama dengan fans USA yang bangga menjadi otaku karena tidak tahu di Jepang istilah otaku mempunyai arti yang cenderung negatif.

Untuk istilah otaku, karena tahu pada awalnya arti otaku tidak mengandung unsur negatif, rasanya sah-sah saja menyebut fans yang memang tahu banyak soal anime, manga, atau J-music sebagai otaku. Tapi itu hanya untuk membedakan antara fans yang kadarnya biasa-biasa saja dengan hardcore fans/fans berat. Apalagi kalau fans itu tidak melakukan sesuatu yang buruk.

Artikel ini memang terlalu pendek untuk menjabarkan apa arti otaku sesungguhnya dari berbagai aspek. Tetapi yang penting, otaku bukan sesuatu yang mati. Otaku bisa berkembang dan bergeser artinya dipengaruhi oleh perilaku orang yang menjadi subjeknya, yaitu kamu sendiri. Terserah kemana fans akan membawanya, apakah ke arah yang positif, atau justru membuatnya semakin negatif?.

Kesimpulannya, Orang yang diklaim sebagai otaku adalah orang yang menjadi sangat maniak dan menitik beratkan terhadap hobinya dan selalu update untuk mengumpulkan data mengenai apa hobi/minatnya dan mencari info-info terbaru mengenai hal yang ditekuninya, seperti Tekhnologi, Anime, Dorama, Manga, Music, Dll. Mengoleksi setiap hal yang berhubungan dengan hal yang ditekuninya tersebut dengan sangat teramat lengkap, seperti membeli miniaturnya, dll. Jadi, Otaku bukan lah orang yang suka akan anime dan manga saja, melainkan orang yang suka dan maniak terhadap satu hal yang sangat disukainya dan ditekuninya dengan tak terkendali. Biasanya otaku dibantu dengan alat-alat canggih yang mendukung hobinya, dan suka menghabiskan uang ( sangat Boros ) untuk mendapatkan hal-hal yang mendukung hobinya tersebut.

From : http://otaku-field.blogspot.com/2010/03/pengertian-otaku.html

Rabu, 22 Juni 2011

Shimaki Ako !!

Aku mau share Mangaka Favorit aku nni,,, Shimako Ako........ Tadah!!!!! pertama kali aku jatuh cinta ma manga dia yang berjudul Crazy For You atau  Mucha Kucha Daisuki, manga ini menceritakan tentang seorang cewe kampung bernama Aoi yang jatuh cinta dengan seorang cowok Tokyo yang keren bernama Tsuyoshi... tapi yang paling aku sedihkan .. manga ini gak happy ending,, soalnya Aoi malah meninggal diakhir karena sakit........ wew... aku bener-bener menangis membacanya....!!!!
     


Manga yang satu ini telah tamat dalam 4 buku,,, Wow!!! setelahnya aku mulai berburu manga-manga karya Shimaki Ako yang lainnya yang tentunya semua menarik..!! wah jadi kaya promosi ni aku!! jyaaaahhhh!!! tapi.. inilah.. kalo kalian juga penasaran silahkan baca juga!!!
    Ini dia Biografi Shimaki Ako........ TADA..... Silahkan dibaca!!! >_<
    SHIMAKI Ako





    Associated Names
    屿木明子
    嶋木明子

    Name (in native language)
    嶋木あこ

    Birth Place
    Chiba, Japan

    Birth Date
    January 16

    Zodiac
    Capricorn


    Comments
    Debut work: Iroha ni Hoheto
    Interests: she likes playing ukulele
    Obsessed with eating curry. <3

    Blood Type
    A

    Gender
    Female

    Genres
    Shoujo(21)  Romance(21)  School Life(14)  Drama(12)  Smut(8)  Comedy(7)  Tragedy(3)  Historical(2)  Supernatural(2)  Mature(1)  Fantasy(1)  Horror(1)  Psychological(1)  Gender Bender(1) 

    Official Website

    Last Updated
    October 18th, 12:32am PST

    Series Title (Click for series info)

    Genre

    Year

    Comedy, Drama, Gender Bender, Romance, School Life, Shoujo

    2005

    Romance, School Life, Shoujo, Smut

    2000

    Comedy, Drama, Romance, School Life, Shoujo

    2004

    Comedy, Romance, School Life, Shoujo, Smut

    2003

    Horror, Psychological, Romance, School Life, Shoujo, Smut

    2009

    Comedy, Drama, Historical, Romance, School Life, Shoujo, Smut, Supernatural

    2002

    Drama, Romance, School Life, Shoujo

    2008

    Drama, Romance, Shoujo

    2005

    Drama, Romance, Shoujo, Tragedy

    2008

    Drama, Romance, School Life, Shoujo

    2009

    Drama, Romance, Shoujo

    1999

    Romance, Shoujo, Smut

    2007

    Comedy, Drama, Romance, School Life, Shoujo, Tragedy

    2001

    Romance, Shoujo, Smut

    2001

    Drama, Romance, Shoujo

    2009

    Romance, School Life, Shoujo, Supernatural

    2007

    Comedy, Fantasy, Romance, School Life, Shoujo, Smut

    2007

    Drama, Historical, Mature, Romance, Shoujo, Tragedy

    2009

    Comedy, Drama, Romance, School Life, Shoujo

    2008

    Romance, School Life, Shoujo

    2002

    Romance, School Life, Shoujo, Smut

    2001
    Mungkin kamu akan berkata ~"haaaah!??? Cuman segituh!????"~ sambil bengong sendiri.. jyahahaha.. tapi aku cuman mau ngashi sedikit tentang hal yang aku sukai disini,, mudah-mudahan kamu juga menyukainya!!! ~"kaya yang bakal ada orang nengok nni BLOG ajjh!!!"~ hua...:T_T:..... Berlinang air mata,,, Yasudahlah... Disini aku hanya berbicara antara hati ke hati!!! 

    Lain kali aku akan lebih memperbaiki postingan selanjutnya!!!

    Ja mata!! ~_~....